
Es yang selama ini kita tahu berfungsi sebagai kata ganti orang ‘Pronomen’, ternyata juga punya fungsi lain lho! Apa saja ya fungsi es dalam bahasa Jerman?
1. ‘Es’ yang harus selalu digunakan
‘es’ sebagai Pronomen
für Subjekt;

für Objekt (Akkusativ)

für Adjektiv

für einen ganzen Satz (Untuk satu kalimat seutuhnya)

‘es’ sebagai pengganti subjek atau objek dalam kalimat
Dalam fungsi ini, ‘es’ hanya berfungsi sebagai kata pengganti sebagai subyek atau obyek untuk melengkapi struktur kalimat tersebut. ‘es’ dalam hal ini tidak memiliki arti dan tidak merujuk pada benda tertentu, karena memang pada fungsinya hanya untuk melengkapi struktur kalimat yang belum lengkap secara tata bahasa.
‘es’ sebagai Subjekt
1.Befinden (menunjukan perasaan)
Beispiel: Es geht mir nicht gut (Saya tidak baik-baik saja), Mich gruselt es. (Saya merasa takut)
2.Wetter (cuaca)
Beispiel: Heute regnet es (sekarang sedang hujan), es schneit im Norden (Sedang ada salju di wilayah utara)
3.Gerräusche (adanya bunyi atau suara)
Beispiel: Es klingelt (Bel berbunyi)
4.Thema (mengungkapkan tema atau topik pembicaraan)
Beispiel: Es gibt …. (terdapat…), es geht um …. (Topiknya adalah …)
‘es’ sebagai Akkusativ Objekt
‘es’ berfungsi sebagai obyek tidak tentu dalam sebuah kalimat.
Beispiel: Ich habe es eilig (Saya sedang terburu-buru). ‘es’ hanya mengisi kekosongan obyek dalam kalimat tersebut.
‘es’ für das Verb sein und 2 Nominativen
‘es’ dapat dipakai jika menggunakan kata kerja sein (to be) dan terdapat 2 kasus Nominativ.
Beispiel: Sie ist es (Dia adalah itu)
2. ‘es’ bisa dihilangkan dalam beberapa situasi
Ketika ‘es’ merujuk pada kata di Nebensatz

‘es’ sebagai pengisi posisi 1 pada kalimat.
Dalam bahasa Jerman, posisi 1 dalam kalimat tidak boleh kosong, dan jika kosong harus diisi oleh ‘es’ sebagai penggantinya.
‘es’ sebagai kata ganti subyek dalam kalimat pasif:

Dari contoh di atas, kata ‘es’ yang awalnya sebagai pengganti subyek dalam kalimat tersebut bisa dihilangkan. Karena posisi 1 tidak bisa kosong, dapat diisi oleh Zeitangaben (keterangan waktu).
‘es’ sebagai penekanan (Betönung) dalam kalimat tersebut:

Kata ganti ‘es’ yang awalnya sebagai penekanan dalam kalimat bisa dihilangkan dan posisi 1 tentu saja diisi dengan subyek kalimat tersebut.

0 Comments