Relativpronomen im Nominativ, Akkusativ, und Dativ

by | May 11, 2026 | Grammatik Modul 1 - Nomen, Pronomen, Kasus & n-deklination | 0 comments

Relativpronomen adalah kata ganti orang yang digunakan dalam Relativsatz. Lalu apa itu Relativsatz? Relativsatz digunakan untuk memberikan informasi atau penjelasan mengenai substantiv (orang atau benda).

Beispiele:

  • Siehst du der Mann, der an der Rezeption ist? (Apakah kamu melihat laki-laki, yang berada di meja resepsionis?)
  • Ja, das ist der Mann, den wir gestern gesehen habe, oder? (Iya, itu adalah laki-laki, yang kita lihat kemarin, kan?)
  • Ja, genau! Der Mann, dessen Auto rot ist. (Ya, benar! Laki-laki yang punya mobil merah itu)

Kata “der” “den” dan “dessen” yang dibold hitam pada kalimat di atas adalah Relativpronomen yang mereferensikan atau menjelaskan “orang” yang dimaksud.  Dalam kalimat yang menggunakan Relativsätze, verb diletakan di posisi akhir dalam kalimat.

Pada intinya, kata Relativpronomen akan berubah bentuknya sesuai dengan:

1.Relativsatz im Nominativ, Akkusativ, und Dativ

Wie kann man Relativsatz bilden? Bagaimana cara membuat Relativsatz?

    • Relativsvatz merupakan anak kalimat. Dalam bahasa Jerman, kata kerja dalam bahasa Jerman diposisikan di urutan terakhir dan tetap dikonjugasi.
    • Relativsatz diletakkan tepat setelah kata yang diacu pada kalimat sebelumnya:
      Beispiel: Ohne Herrn Schmalstock, der bei der Technik geholfen hat, hätten wir es nicht geschafft. (Kata yang diacu adalah Herrn Schmalstock)
    • Di depan Relativsatz diletakkan koma. Achtung! Kalau kata yang diacu berada di tengah kalimat, maka sebelum dan sesudah Raltivsatz harus digunakan koma.

Beispiel:

Lalu bagaimana cara denen bisa menjadi Relativpronomen dalam contoh kalimat di atas?

Herrn und Frau Meyer sebagai hal yang diacu, menentukan Genus pada Relativpronomen, yaitu Plural (die).

Lalu kata kerja verdanken menentukan kasus pada Relativpronomen. Kata kerja verdanken merupakan Verben mit Dativ (Objek Orang)  und Akkusativ (Objek benda). Karena kata yang diacu adalah Herr und Frau Meyer (Objek Orang), maka Relativpronomen pada kalimat ini terkena kasus Dativ.

Itulah mengapa Relativpronomen pada contoh tersebut adalah denen, yang merupakan Dativ Plural.

Untuk melihat apa saja bentuk Relativpronomen dan bagaimana menentukan Relativpronomen, dapat kita lihat pada penjelasan di bawah ini…

2.Relativpronomen

Bagaimana cara menentukan Relativpronomen? Berikut adalah cara untuk menentukan Relativpronomen dalam Relativsatz:

Kata yang diacu menentukan Genus/ Artikel Relativpronomen, apakah maskulin (der), netral (das), feminin (die), atau plural (die).
Kata kerja pada Relativsatz menentukan kasus Grammatik pada Relativpronomen, apakah Genus/Artikel pada Relativpronomen akan terkena kasus Nominativ (Subjekt), Akkusativ, atau Dativ.

  • Achtung! Dalam bahasa tulis, welcher, welche, welches juga digunakan sebagai Relativpronomen, jika Relativpronomen identik dengan Artikel setelahnya, z.B: Die Kollegin, die/welche die Passwörter vergibt, ist heute nicht da. Namun penggunaan ini dianggap kaku, dan tidak disarankan untuk digunakan berdasarkan sudut pandang gaya bahasa.

3.Relativsatz mit Präposition

Relativsatz mit Präposition juga ditentukan berdasarkan kata yang diacu dalam kalimat sebelumnya.

Kata yang diacu tersebut menentukan Genus / Artikel yang dapat digunakan sebagai Relativpronomen, apakah maskulin (der), feminin (die), netral (das), dan apakah benda itu singular atau Plural (die).

Präposition disini digunakan untuk menentukan kasus pada Relativpronomen yang akan digunakan, apakah Akkusativ atau Dativ.

Beispiel:

Penjelasan:

Kata yang diacu adalah Clemens, yang merupakan maskulin Singular (der). Lalu Relativpronomen yang digunakan dikombinasikan dengan Präposition von, yang selalu memakai Dativ. Artikel maskulin Singular (der) –> dativ makulin (dem) 

Jadi Relativpronomen pada contoh tersebut adalah von dem. 

4.Relativpronomen mit w- und als

Lokalangaben und Ortsnamen

Untuk menjelaskan tentang suatu tempat. Terdapat 3 Relativpronomen; wo (dimana), wohin (kemana), woher (darimana)

wo : Das ist ein Ort, wo wir das Essen kochen können. (Itu adalah sebuah tempat, dimana kami bisa memasak)

wohin : Das ist der Platz, wohin wir in den Urlaub gereist sind. (Itu adalah tempat, kemana kami berlibur)

woher : Ist das das Land, woher die glücklichen Menschen kommen? (Apakah itu negara yang darimana berasal orang-orang yang beruntung itu)

Zeitangaben mit als

Jika kata yang diacu berupa keterangan waktu. Namun in der / zu der juga dapat digunakan sebagai alternatif, tapi kalau kejadian tersebut terjadi di masa lampau (in der Vergangenheit)

als – Das war die Zeit, als man noch geträumt hat. (Itu adalah masa, yang dimana orang-orang masih bermimpi)

Indefinitpronomen

Kata-kata yang diacu; etwas (something), alles (everything), nichts (nothing), Superlativ (bentuk superlativ)

was – Ich kaufe alles, was wir brauchen. (Saya membeli semua hal yang kami butuhkan)

wo(r) + Präposition – Da findet man das Schönste, wovon wir träumen. (Disana orang-orang menemukan hal terindah yang kami bayangkan)

Inhalt des ganzen Satz

Untuk mengacu keseluruhan kalimat pada kalimat sebelumnya.

was – Er hat sich verspätet, was mich ärgert. (Dia datang terlambat yang membuat saya marah)

wo(r) + Präposition – Er hat mir erzählt, wovon ich noch nie gehört habe. (Dia bercerita kepada saya yang belum pernah saya dengar)

generalisierende Aussage über Personen

  • Relativsatz diawali dengan wer/wen/wem (Tergantung kasusnya)
  • Hauptsatz diawali dengan Demonstrativpronomen: der/den/usw (Tergantung kasusnya)

Beispiele:

Wen man dort trifft, der ist wahrscheinlich reich. (Siapapun yang ditemui disana, kemungkinan dia adalah orang kaya)

Wem man zu viel Essen gibt, dessen Gewicht wird steigen. (Siapapun yang makan banyak, berat orang itu pasti akan naik)

Für wen Stress kein Problem ist, mit dem kann man ganz entspannt zusammen sein. (Untuk orang yang menganggap stres bukan masalah, adalah orang yang sangat santai untuk diajak bersama)

Achtung! Kalau kasus di Hauptsatz dan Relativsatz sama, maka kasus di Hauptsatz bisa dihilangkan.

Beispiel: Wer in der Nähe vom Bahnhof lebt, (der) muss nicht heute in der Arbeit gehen. (Siapapun yang tinggal di dekat stasiun, tidak harus pergi bekerja hari ini)

generalisierende Aussage über Sachen

  • Relativsatz diawali dengan was
  • Hauptsatz diawali dengan das

Beispiel: Was dir gut schmeckt, (das) solltest du genießen. (Apa yang menurut kamu enak, kamu harus menikmatinya)

 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Processing...

Pin It on Pinterest