Indirekte Rede in der Vergangenheit

by | May 31, 2026 | Grammatik Modul 9 - Konjunktiv 2 & Konjunktiv 1 | 0 comments

Ada 3 bentuk Konjunktiv dalam tiga aturan penting mengenai Konjunktiv dalam Kalimat Tidak Langsung

1. Konjunktiv I in der Vergangenheit

Struktur Konjunktiv I in der Vergangenheit:

haben oder sein im Konjunktiv + Partizip II

Achtung!

Kalau bentuk Konjunktiv mirip seperti bentuk Präsens, diganti ke bentuk Konjunktiv II.

Notes:

Untuk Verb sein im Konjunktiv I in der Vergangenheit, bentuk du ‘seiest’ dan ihr ‘seiet’ bentuknya kurang umum dan diganti dengan sein im Konjunktiv II.

2. Vergangenheit in der direkten Rede mit Modalverb

Struktur:

haben im Konjunktiv + Infinitiv des Verbs + Infinitiv des Modalverbs

Beispiel:

Er habe kaufen wollen. (Dia berkata, dia dulu ingin membelinya)
Sie hätten sich einigen können. (Mereka berkata, mereka dulu bisa sepakat)

3. Passiv Vergangenheit in der indirekten Rede

Struktur:

sein im Konjunktiv + Partizip Il + worden

Beispiel:

Die Dose sei geworfen worden. (Seseorang berkata, bahwa kaleng itu sudah dilempar)

Bentuk lampau yang terdapat dalam Konjunktiv, hanyalah terdapat satu bentuk yang diturunkan dari Perfekt.

Apakah indirekte Rede menggunakan tempus waktu sekarang atau lampau tidak tergantung dari kalimat pengantar di depannya, tapi tetap tergantung pada konteks kalimat indirekte Rede tersebut!

Beispiel:

Er sagt, er sei gerade erst gekommen. (Dia [sekarang] berkata bahwa dia baru saja datang.)

Er sagte, er sei gerade erst gekommen. (Dia [dulu] berkata bahwa dia baru saja datang.)

Er hat gesagt, er sei gerade erst gekommen. (Dia telah berkata bahwa dia baru saja datang.)

Dari ketiga indirekte Rede di atas, bentuk indirekte Rede nya tetap sama. Karena fokus tempus waktu berdasarkan kalimat indirekte Rede itu sendiri, bukan kalimat pengantar sebelumnya.

 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Processing...

Pin It on Pinterest