
Gambar di atas juga masih merupakan salah satu bentuk Konjunktiv II, namun dalam bentuk kalimat Passiv.
Passivsatz im Konjunktiv II
Bentuk kalimat passiv dalam Konjunktiv II menggunakan rumus:
Hilfsverb: würde + Partizip II
Contoh:
Das Buch würde bestellt, wenn das Handy funktionieren würde. (Kenyataannya: Buku belum diorder karena handphone tidak berfungsi).

Dan saatnya untuk belajar Konjunktiv II untuk waktu lampau yaa
Konjunktiv II in der Vergangenheit
Konjunktiv II untuk situasi lampau (Vergangenheit) menggunakan rumus:
Kalimat Aktiv:
Hilfsverb: wäre/hätte + Partizip II
Contoh:
Ich hätte gern gearbeitet. (Kenyataannya: saya tidak bekerja).
Ich wäre gegangen. (Kenyataannya: saya tidak pergi)
Ich wäre reich gewessen. (Kenyataannya: saya tidak kaya).
Kalimat Passiv:
Hilfsverb: wäre + Partizip II + worden
Contoh:
Das Paket wäre gebracht worden. (Kenyataannya: Paket tidak dibawa)
Achtung!
Untuk kalimat pasiv menggunakan konjunktiv II, maka selalu menggunakan hilfsverb ‘sein’, karena ‘werden’ termasuk dalam ‘Bewegung’ verben, maka menggunakan hilfsverb ‘sein’
- Das Paket hätte gebracht worden. (salah!)
- Das Paket wäre gebracht worden. (betul!)

0 Comments