
Ada beberapa verben yang harus berpasangan dengan präposition tertentu (Feste Verbindungen).
Pronominaladverbien adalah kata ganti yang menggabungkan Pronomen dan Präposition. Silakan melihat contoh kalimat berikut:
Untuk orang → Präposition + Pronomen
Rufen Sie den Personalchef an. Mit ihm können Sie sprechen, wenn Sie fragen haben. (kata ganti “mit ihm” merujuk pada kata “Personalchef”). Feste verbindungen: sprechen + mit
Untuk benda atau keadaan → da (r) + Präposition
Bei vielen Institutionen gibt es Bewerbungstrainings. Daran kann jeder teilnehmen. (Kata ganti “daran” merujuk pada kata “Bewerbungstrainings”). Feste verbindungen: teilnehmen + an
Dalam Bahasa Inggris kita biasanya berkata: ‘I’ll think about it‘ tapi dalam bahasa Jerman, da- means ‘it’, maka terjemahannya menjadi: ‘I’ll think it about‘ (da = ‘it’ + the preposition = dar-über = ‘it about’).

Bagaimana cara menggunakan da-Wörter dalam kalimat?
Perhatikan contoh di bawah ini:

Setelah melihat contoh dari da-Wörter, sekarang saatnya kita belajar mengenai W-Frage mit Präpositionen yaa
W-FRAGEN mit Präposition
kata tanya Wo(r) + preposisi (merujuk ke benda / situasi), Preposisi + wen? (merujuk ke orang)
Sebelumnya kita sudah mempelajari beberapa kata preposisi yang digunakan baik pada kasus Akkusativ maupun Dativ.
Secara singkat, berikut kata preposisi untuk:
- Kasus Akkusativ: ohne, durch, um, bis, für, gegen
- Kasus Dativ: bei, aus, gegenüber, mit, zu, außer, seit, ab
- Kasus Dativ & Akkusativ: in, an, auf, über, zwischen, vor, hinter, unter
Untuk membentuk kalimat tanya yang ingin menekankan preposisi, kita tidak menggunakan kata ganti tanya was melainkan menggunakan awalan wo(r) + preposisi
Wo + preposisi dapat digunakan pada semua preposisi datif dan akusatif, kecuali ohne, außer, gegenüber, seit, hinter, neben, dan zwischen.
Berikut contoh penggunaanya dalam kalimat:
- Ich : Oma, ich freue mich sehr über deinen Besuch. (Oma, saya sangat senang dengan kunjunganmu)
- Oma : Worüber freust du dich? (Tentang apa yang membuat kamu senang?)
- Ich : Über deinen Besuch. (Tentang kunjunganmu)
- Oma : Ja, darüber freu mich auch. (Ya, saya juga senang)
- Ich : Wir warten noch auf meine Freundin, sie bringt Kuchen mit. (Kita tinggal menunggu pacarku, dia akan membawa kue)
- Oma : Auf wen warten wir? (Siapa yang akan kita tunggu?)
- Ich : Auf Lisa, meine Freundin. Sie bringt Kuchen mit. (Lisa, pacarku)
- Oma : Oh, schön. Kuchen, darauf habe ich großen Appetit. (Oh bagus. Kue, saya punya selera yang besar)
- Ich : Lisa ist sehr stolz auf ihren Schokoladenkuchen. (Lisa sangat bangga tentang kue coklatnya)
- Oma : Worauf ist sie stolz? (Tentang apa dia bangga?)
- Ich : Auf ihren Kuchen. Sie hat das Rezept selbst erfunfen. (Tentang kuenya. Dia menciptakan sendiri resepnya).
Namun, Wo + preposisi tidak dapat digunakan sebagai kata tanya yang merujuk ke orang, oleh karena itu, untuk menanyakan orang, digunakan kata ganti tanya Preposisi + wen sebagai berikut.
A : An wen erinnerst du dich? (Tetang siapa yang sedang kau kenangkan?)
B : An Andrew. (tentang Andrew).
A : Auf wen warten wir? (Siapa yang kita tunggu?)?
B : Auf Lisa, meine Freundin. (Lisa, pacarku).
A : Für wen hast du das gekauft? (Untuk siapa kamu membeli ini?)
B : Für Shanty. (Untuk Shanty)
Kesimpulan:
Kita menggunakan “wo” + präposition untuk melakukan pertanyaan klarifikasi, contoh:
- Worauf (apakah) Worauf wartest du? (Apakah yg kamu tunggu?). *Feste verbindungen: warten + auf
- womit (dengan) Womit redest du? (Dengan siapa kamu bicara?). *Feste verbindungen: reden + mit
- Wofür (Apakah) Wofür bist du Dankbar? (Apakah yg kamu bersyukur?). *Feste verbindungen: dankbar + für
Kemudian, sebagai jawabannya kita menggunakan “da” + präposition, contoh:
- Mein Packet ist gekommen. Darauf habe ich gewartet. (*Feste verbindungen: warten + auf)
- Felix! Ich rede mit ihm die ganze Zeit! (*Feste verbindungen: reden + mit)
- Mein Mann ist sehr nett. Dafür ich bin sehr Dankbar. (*Feste verbindungen: dankbar + für)
Kita menggunakan “da” + präposition untuk merujuk pada kalimat sebelumnya.

0 Comments