Sebelumnya kita sudah belajar preposisi apa saja yang terkena kasus Akkusativ, Dativ, dan Genitiv. Sekarang kita akan melihat preposisi apa saja yang bisa terkena kasus Akkusativ dan Dativ? Kelompok preposisi tersebut disebut Wechselpräposition.
Wechselpräposition adalah kata sambung yang bisa menggunakan kasus Akkusativ atau Dativ tergantung konteksnya. Yang termasuk Wechseln Präposition adalah: vor, hinter, über, unter, neben, an, zwischen, in dan auf.
Coba perhatikan ilustrasi di bawah ini:

Dari gambar di atas terdapat 9 preposisi yang masing-masing bisa kita lihat artinya;
in –> di dalam
auf –> di atas
hinter –> di belakang
neben –> di sebelah
an –> pada (harus menempel pada medianya)
vor –> di depan
unter –> di bawah
über –> di atas (melayang)
zwischen –> di antara
Setelah mengetahui posisi arti dari preposisi di atas, sekarang bagaimana caranya kita tahu kapan preposisi tersebut menggunakan Akkusativ dan kapan menggunakan Dativ.
Wann benutzt man Akkusativ und Dativ in der Wechselpräposition?
Man benutzt Akkusativ, wenn …;
Jika konteks/situasi menunjukkan “pergerakan/perubahan posisi/lokasi”, maka menggunakan kasus Akkusativ.
Contoh: Ich gehe in die Schule. (Saya pergi ke sekolah. Tadinya saya berada di rumah dan sekarang saya ada di sekolah. Die Schule tetap die Schule. Dalam kasus Akkusativ tidak ada perubahan untuk artikel ‘die’). Selain itu juga bisa dilihat dari bentuk pertanyaannya.
Pertanyaan Wohin = Präposition + Akkusativ
Contoh:
- Wohin hast du die Tasse gestellt? (Kemana kamu meletakan cangkir-cangkir?)
- Ich stelle die Tasse in den Schrank. (Saya meletakkan cangkir-cangkir di dalam lemari).
Ada pergerakan situasi – menggunakan kasus Akkusativ – in der Schrank berubah menjadi in den Schrank.
Man benutzt Dativ, wenn …;
Jika konteks/situasi menunjukkan “konstan / tidak ada perubahan posisi”, maka menggunakan kasus Dativ.
Contoh: Ich bin in der Schule. (Saya ada di sekolah. – Dari tadi saya ada di sekolah. Die Schule berubah jadi der Schule. Dalam kasus Dativ, artikel die berubah jadi der).
Pertanyaan Wo = Präposition + Dativ
Contoh:
- Wo steht die Tasse? (Dimana cangkir-cangkir terletak?)
- Die Tasse steht im Schrank. (Cangkir-cangkir terletak di dalam Lemari).
Situasi konstan/ tidak berubah – menggunakan kasus Dativ – in der Schrank berubah menjadi in dem Schrank – disingkat menjadi im Schrank.
Sekarang coba perhatikan contoh pada tabel berikut untuk melihat perbedaan keduanya;

- pertanyaan mengenai pergerakan suatu benda (Wohin?), pasti preposisi pada jawaban terkena kasus Akkusativ.
- pertanyaan mengenai posisi benda (Wo?), pasti preposisi pada jawaban terkena kasus Dativ.
Selain dari pertanyaan, kita juga bisa membedakannya dari Verb atau kata kerja yang digunakan;

Harus melihat dari:
- Apakah benda itu bergerak atau sudah di tempat?
- Frage: Wohin? oder Wo?
- Verb: Akkusativ: legen, stellen, sich setzen Dativ: liegen, stehen, sitzen Achtung! Verb ‘hängen’ tergantung konteksnya

0 Comments