Kalimat di atas mungkin masih asing bagi kita, namun jika kita melihat pada ekspresi perempuan tersebut, bisa disimpulkan bahwa dia tidak suka.
Benar sekali! Kalimat pada gambar di atas berarti ‘Dia tidak suka ikan maupun tidak suka daging’.
‘weder … noch…’ masih termasuk Konnektoren yang merupakan salah satu anggota dari Doppelkonnektoren atau Zweiteilige Konnektoren. Jadi, Konnektoren dalam kategori ini memiliki dua kata hubung yang tidak bisa dipisahkan. Namun sebelum itu kita harus mengetahui pola kalimatnya:
Pola Kalimat Doppelkonnektoren:
Hauptsatz 1 + Konjunktor + Hauptsatz 2
Lalu sekarang saatnya untuk mengetahui apa saja yang termasuk dalam kategori Doppelkonnektoren!
1. sowohl … als auch … (baik… maupun)Â
Untuk menyebutkan dua hal positif.
Beispiel:
Beim Internet kann man sowohl Zeitung lesen als auch einkaufen.
(Dengan Internet, orang-orang bisa baik membaca koran maupun berbelanja)
2. nicht nur … , sondern auch … (tidak hanya …., melainkan juga)
Digunakan untuk menyebutkan 2 hal positif, namun pilihan kedua lebih ditekankan
Beispiel:
Ich spreche nicht nur Englisch, sondern auch Deutsch.
(Saya berbicara tidak hanya bahasa inggris, melainkan juga saya bisa berbicara bahasa Jerman)
3. etweder … oder … (antara … atau)
Digunakan untuk mengatakan pilihan. Jadi, harus memilih salah satu di antara kedua pilihan yang ada.
Beispiel:
Bei der Prüfung darf man entweder einen Laptop oder ein Tablet benutzen.
(Dalam ujian, orang-orang boleh menggunakan antara laptop atau tablet)
4. weder … noch … (tidak … maupun tidak)
Digunakan untuk mengatakan penolakan atas kedua hal.
Beispiel:
Er kann keine Ballsportarten spielen. Er kann weder Volleyball noch Fußball spielen.
(Dia tidak bisa bermain olahraga bola. Dia tidak bisa bermain bola voli maupun tidak bisa bermain sepak bola)
5. teils …. teils …. (sebagian… sebagian…)
Digunakan untuk mengatakan kedua pilihan tersebut terbagi dua dan peluang presentasenya adalah 50% dan 50%.
Beispiel:
Das Wetter ist in Aprils teils sonnig, teils regnerisch.
(Cuaca di bulan April sebagian cerah, sebagian hujan.) Â –> Kadang cerah dan kadang hujan: Seperti cuaca yang terjadi saat musim pancaroba.
6. Â zwar …, aber … (memang… tetapi…)
Digunakan untuk mengatakan bahwa kita mengakui atau membenarkan suatu fakta di poin pertama, tetapi ingin memberikan sanggahan, batasan, atau kontras yang lebih kuat di poin kedua.
Beispiel:
Im Internet zu surfen ist zwar interessant, aber es kostet auch viel Zeit.
(Dalam berselancar di internet memang menarik, tapi juga menghabiskan banyak waktu)
7. einerseits … , andererseits … (di satu sisi… tetapi di sisi lain…)
Digunakan ketika ingin membicarakan hal yang sama dengan 2 sudut pandang yang berbeda.
Beispiel:
Einerseits gibt es  viele Informationen im Internet, andererseits findet man auch viele falsche Informationen.
(Di satu sisi terdapat banyak sekali informasi di internet, tapi di sisi lain, orang-orang banyak menemukan informasi palsu)
8. je … desto/umso … (semakin … , maka semakin…)
Digunakan menunjukkan hubungan sebab-akibat yang berbanding lurus atau terbalik.
Untuk membuat kalimat dengan je.. desto/umso… diperlukan pola khusus:
Je + Komparativ  +  Subjekt  +  ……….  + Verb am Ende (konjugasi),  desto/umso + Komparativ  +  Verb +  Subjekt  + ………
Beispiel:
Je niedriger der Preis ist, desto höher wird der Umsatz.
(Semakin rendah harga barangnya, maka semakin tinggi omset penjualan)
Je mehr Freunde sie hat, umso bekannter wird sie.
(Semakin banyak teman yang dia punya, maka semakin terkenal dia)
Selain contoh diatas dan penjelasannya, coba perhatikan contoh Zweiteilige Konnektoren yang lain:



0 Comments