Blog

Satzbau – Membangun Kalimat dalam Bahasa Jerman

Sangat penting untuk kamu ingat bahwa struktur kalimat bahasa Jerman berbeda dengan struktur kalimat bahasa Indonesia. Berikut beberapa aturan penting dalam menyusun kalimat dalam bahasa Jerman.

Kalimat terdiri dari beberapa kata. Setiap kata memiliki fungsi masing-masing. Kata pertama dalam kalimat selalu ditulis dengan huruf besar. Kalimat bahasa Jerman biasanya terdiri dari komponen : Subyek – Verb – Obyek / kata keterangan. Text atau paragraph adalah kombinasi dari beberapa kalimat. 

Aussagesätze 

(Kalimat Pernyataan / kalimat positif)

Posisi subyek atau obyek bisa berubah tapi posisi verb atau kata kerja (yang dikonjugasi sesuai subjek) selalu berada di posisi kedua dalam kalimat. 

Posisi subjek atau objek bisa berubah tapi posisi predikat (verben) atau kata kerja selalu berada di posisi ke dua dalam kalimat.

Contoh:

  • Mein Name – ist – Timo. (verben “ist” berada di posisi kedua)
  • Wir – sprechen – heute – Deutsch. atau : Heute – sprechen – wir – Deutsch. (verben “sprechen” berada di posisi kedua)
  • Die Frau mit dem gelben Rock – ist – meine Tante. (verben “ist” berada di posisi kedua)

Fragesätze mit Ja-/Nein-Frage 

(Kalimat tanya langsung yang dijawab dengan Ya / Tidak)

Dalam kalimat tanya langsung yang membutuhkan jawaban “ja atau nein”, maka posisi Verb (yang dikonjugasi sesuai subjek) menjadi berada di posisi 1.

Fragesätze mit W-Frage 

(Kalimat tanya dengan W)

Dalam kalimat tanya menggunakan kata tanya “W” (wie, wo, wer, woher, dsb) maka posisi Verb (yang dikonjugasi sesuai subjek) tetap di posisi 2.  

Nah, tidak susah kan untuk membuat kalimat dalam bahasa Jerman. Sekarang, coba kamu berlatih membuat kalimat dalam bahasa Jerman ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *